29 Cara Membentuk Kebiasaan Baru

29 Cara Membentuk Kebiasaan Baru

Published On February 22, 2013 | By Men-Id | Motivation

Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Luar biasa bukanlah sebuah tindakan, tetapi sebuah kebiasaan. Itulah sebuah kata mutiara dari Aristoteles. Hal itu benar adanya. Kebiasaan kita menentukan bagaimana masa depan kita.

Bagi anda yang merasa saat ini masih memiliki kebiasaan yang buruk, kebiasaan yang semakin menjauhkan anda dari tujuan anda, maka segera ubahlah kebiasaan tersebut. Ya..kebiasaan bisa diubah, walaupun hal itu tidak selalu mudah.

Entah apakah anda ingin berhenti merokok, keluar dari jeratan hutang, mulai berolahraga, makan lebih sehat, bangun lebih pagi, atau menjadi lebih produktif, semuanya bisa anda lakukan.

Dalam mengubah kebiasaan lama dan membentuk kebiasaan baru, anda harus menggunakan prinsip “Keep it Simple”. Semakin rumit metode anda dalam membentuk kebiasaan baru, maka semakin kecil kesempatan anda untuk berhasil. Keep it Simple adalah kunci utama dari keberhasilan mengubah kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru.

Berikut ini adalah langkah simple dari mengubah kebiasaan:

1. Tuliskan rencana anda
2. Tentukan pemicu dan pengganti kebiasaan
3. Fokus untuk melakukan kebiasaan baru setiap pemicunya muncul. Lakukan ini hingga sekitar 30 hari.

Itulah dia langkah simple dari proses mengubah kebiasaan. Selanjutnya, Men-id jelaskan 29 cara agar anda lebih berhasil dalam membentuk kebiasaan baru.

1. Lakukan 1 Kebiasaan Baru dalam Satu Waktu

Ini adalah kunci utama dalam merubah kebiasaan. Merubah kebiasaan tidaklah mudah, bahkan untuk 1 kebiasaan saja. Jika anda mencoba untuk mengubah lebih dari 1 kebiasaan dalam satu waktu, maka kemungkinan anda gagal sangatlah besar. Keep it simple, biarkan diri anda fokus pada 1 perubahan dulu, berikan kesempatan bagi diri anda untuk sukses. Ini jugalah hal yang membuat kebanyakan dari resolusi di tahun baru gagal. Kebanyakan orang mencoba untuk mengubah terlalu banyak kebiasaan dalam satu waktu.

2. Mulailah Dengan yang Kecil

Semakin kecil semakin baik, karena mengubah kebiasaan cukup sulit, dan mencoba mengubah terlalu banyak sekaligus adalah resep untuk gagal. Ingin berolahraga? Mulailah dengan 5 – 10 menit. Ingin bangun lebih awal? Mulailah 10 menit lebih awal dulu.

3. Lakukan Tantangan 30 Hari

Jika anda fokus dan konsisten, diperlukan sekitar 30 hari untuk mengubah kebiasaan. Ini hanyalah waktu rata-rata saja, karena waktu yang dibutuhkan setiap orang berbeda.

4. Tuliskan

Hanya dengan mengatakan anda akan mengubah kebiasaan tidaklah cukup. Anda harus menuliskannya di kertas. Tulis kebiasaan apa yang ingin anda ubah.

5. Buat Rencana

Saat anda menulis, tuliskan juga rencana anda. Ini akan memastikan anda benar-benar siap. Rencana ini berisi alasan (motivasi) anda dalam mengubah kebiasaan tersebut, kesulitan yang mungkin terjadi, pemicu kebiasaan, orang yang mendukung perubahan anda, dan hal-hal lain yang bisa membuat proses perubahan kebiasaan anda menjadi berhasil.

6. Ketahui Motivasi Anda

Pastikan anda mengetahui mengapa anda ingin mengubah kebiasaan lama anda menjadi kebiasaan baru. Ketahui motivasi anda dan pastikan motivasi tersebut kuat. Tuliskan dengan jelas kenapa anda ingin mengubah kebiasaan tersebut, apa untungnya jika berubah, dan apa ruginya jika tidak berubah.

Jika motivasi anda hanya untuk kesombongan dan keangkuhan, mungkin akan kuat pada awalnya. Tetapi motivasi seperti ini tidaklah tahan lama. Misalkan anda ingin mulai berolahraga, gunakan kesehatan sebagai motivasi utama dan bentuk tubuh ideal sebagai motivasi tambahan. Jika anda ingin mulai berhenti merokok, maka jadikan anak, istri, atau keluarga anda sebagai motivasi.

7. Jangan Langsung Memulai

Saat menuliskan rencana tersebut, tuliskan juga kapan anda akan memulainya. Mungkin satu atau dua minggu dari saat anda menulis rencana tersebut. Jika anda memulainya saat ini juga (hari ini, misalnya), maka tingkat keseriusan anda terhadap rencana tersebut bisa berkurang. Tulis kapan anda akan memulai kebiasaan baru tersebut, tempelkan di dinding kamar anda, katakan kepada saudara atau teman tentang rencana perubahan yang ingin anda lakukan. Jadikanlah hari tersebut sebagai hari “besar” dalam hidup anda. Hal ini akan membuat anda lebih siap dan tertarik dengan perubahan tersebut.

8. Tulis Semua Halangan yang Mungkin Terjadi

Jika anda sudah pernah mencoba mengubah kebiasaan sebelumnya, dan ternyata anda gagal, belajarlah dari kegagalan tersebut, dan temukan apa saja yang membuat anda gagal. Tulis setiap halangan yang mungkin akan anda alami, kemudian tuliskan rencana anda untuk mengatasinya. Inilah kuncinya: tulis solusi anda sebelum halangan tersebut benar-benar terjadi, jadi anda akan menjadi lebih siap.

9. Temukan Pemicu Kebiasaan

Apa situasi yang bisa memicu anda melakukan kebiasaan anda saat ini? Merokok misalnya, mungkin pemicunya adalah saat anda tertekan, saat berjalan di pagi hari, saat minum kopi, saat pergi dengan teman, dsb. Hampir semua kebiasaan memiliki banyak pemicu sekaligus. Tuliskan semuanya di rencana anda.

10. Tentukan Kebiasaan Pengganti untuk Setiap Pemicu

Saat bangun pagi, apa yang ingin anda lakukan sebagai pengganti merokok? Saat anda tertekan, apa penggantinya? Saat anda ngopi bersama teman? Gunakan kebiasaan positif seperti olahraga, menarik nafas dalam, beres-beres kamar, dsb.

11. Rencanakan Sistem Pendukung

Siapa yang akan anda kunjungi saat anda terdesak ingin melakukan kebiasaan lama? Tuliskan orang-orang tersebut di rencana anda. Forum online juga bisa anda manfaatkan. Misalnya saja anda bisa memanfaatkan forum fitness dan kesehatan saat anda mulai malas lagi berolahraga. Datanglah ke forum tersebut dan temukan banyak dukungan dari komunitas yang ada.

12. Mintalah Bantuan

Mintalah keluarga atau teman untuk mendukung anda. Mintalah bantuan mereka, dan katakan seberapa penting hal ini. Bergabunglah di forum online yang sama-sama ingin mengubah kebiasaan tersebut. Ketika anda sudah terdesak ingin melakukan kebiasaan lama, atau sedang mengalami hal yang berat, hubungi mereka untuk bantuan. Misalnya saja anda bisa berkomitmen untuk tidak merokok sebelum menghubungi kakak anda. Jika saat itu anda sedang benar-benar ingin merokok, hubungi mereka. Mereka akan kembali memotivasi dan mengingatkan anda seberapa penting berhenti merokok bagi anda.

13. Hati-hati Terhadap Perkataan Anda Kepada Diri Sendiri

Kita sering bercakap-cakap dengan diri kita sendiri dalam hati, tetapi jarang sekali kita memperhatikan perkataan ini. Mulailah mendengarkan. Perkataan anda kepada diri sendiri bisa menggagalkan perubahan kebiasaan anda. Seringkali perkataan kita tersebut bersifat negatif, seperti: “Saya tidak bisa melakukan ini. Ini terlalu sulit.”, “Kenapa saya melakukan ini? Kebiasaan lama saya tidak terlalu buruk kog.”, “Saya tidak bisa melakukan ini, saya tidak kuat.” Perkataan seperti ini bisa membuat anda gagal dalam mengubah kebiasaan anda. Jadi dengarkan dan berhati-hatilah terhadap perkataan anda kepada diri sendiri.

14. Tetaplah Positif

Ketika anda memiliki pikiran negatif, sadarlah akan pikiran tersebut kemudian keluarkan dari kepala anda. Usir pikiran negatif seperti saat anda mengusir kecoak dari rumah anda. Setelah itu ganti pikiran tersebut dengan pikiran positif. “Saya bisa melakukan ini! Kalau dia bisa melakukannya, saja juga bisa!”

15. Miliki Strategi untuk Mengatasi Desakan

Berbagai hal yang membuat anda terdesak untuk melakukan kebiasaan lama, cepat atau lambat akan menghampiri anda. Mereka tidak bisa dibendung, dan mereka sangat kuat. Tetapi mereka juga bersifat sementara, dan bisa dikalahkan. Anda hanya harus memecahkan kekuatan mereka, dan mereka akan segera pergi. Beberapa cara untuk mengatasi rasa terdesak antara lain menarik nafas dalam, memijat diri sendiri, jalan-jalan, latihan, minum air putih, makan buah dingin, menghubungi teman, posting di support forum, dsb.

16. Bersiaplah Saat Sabotase Datang!

Selalu saja ada orang yang bernuansa negatif, yang mencoba membawa anda kepada kebiasaan lama anda. Bersiaplah jika mereka datang. Lawanlah mereka. Anda tidak membutuhkan mereka untuk menyabotase anda, anda membutuhkan dukungan mereka, dan jika mereka tidak bisa mendukung anda maka jangan berada di sekitar mereka.

17. Katakan Kepada Diri Anda Sendiri

Jadilah cheerleader bagi diri anda sendiri. Beri motivasi kepada diri anda sendiri, ulangi mantra anda (lihat di poin berikutnya), dan jangan khawatir terlihat “gila” di depan orang lain. Kita akan melihat siapa yang gila ketika anda berhasil mengubah kebiasaan anda dan mereka tetap menjadi malas + tidak sehat!

18. Milikilah Mantra

Mantra disini bukanlah mantra gaib, tetapi kata-kata pilihan anda sendiri yang bisa membantu anda untuk terus berada pada jalan yang anda tempuh, yaitu mengubah kebiasaan lama. Misalkan saja saat anda ingin mulai rutin berolahraga, mantra anda adalah “Sehat itu Nikmat”. Atau jika anda seorang karyawan ingin menjalani kebiasaan baru anda sebagai pengusaha, mantra anda adalah “bebaskan dirimu sekarang”. Apapun kondisi ketika anda sedang terasa berat dalam mengubah kebiasaan, ulangilah mantra anda.

19. Gunakan Visualisasi

Visualisasi sangat powerful. Buatlah sebuah “film” di kepala anda, bahwa anda telah sukses mengubah kebiasaan anda. Visualisasikan bahwa anda akhirnya berhasil melakukan kebiasaan baru anda, berhasil melawan setiap godaan untuk melakukan kebiasaan lama, apapun pemicunya. Visualisasikan seperti apa diri anda ketika anda telah berhasil memiliki kebiasaan baru. Cara ini sangatlah powerful.

20. Beri diri Anda Hadiah

Saat anda telah berhasil memiliki kebiasaan baru dan menghapus kebiasaan lama, beri diri anda sebuah hadiah. Hadiah tidak harus berbentuk barang, tetapi apapun yang bisa membuat anda senang dan merasa puas setelah melakukan perjuangan panjang ini, bisa anda jadikan sebagai hadiah. Saya pernah berhasil mengubah kebiasaan untuk berhenti merokok, dan hadiahnya adalah berendam air hangat salah satu kolam renang elit di kota saya. Hal ini membuat saya senang! :D

21. Atasi Satu Kesulitan dalam Satu Waktu

Ya..kesulitan dalam mengubah kebiasaan sangatlah banyak. Atasi satu per satu. Atasi satu kesulitan dalam satu waktu. Jangan pernah mengatasi banyak kesulitan sekaligus. Lebih baik mengatasi satu per satu dan berhasil, daripada berusaha mengatasi semuanya dan gagal.

22. Tidak Ada Pengecualian

Mungkin ini terdengar keras, tetapi ini adalah sebuah keharusan. Ketika anda mencoba untuk mematahkan hubungan antara kebiasaan lama dan pemicunya, kemudian membuat hubungan baru antara pemicu dan kebiasaan baru, anda harus konsisten. Untuk konsisten, terkadang kita memang harus keras kepada diri kita sendiri. Untuk membentuk hubungan baru antara pemicu dan kebiasaan baru, anda tidak bisa setengah-setengah. Anda tidak bisa sesekali melakukan kebiasaan lama, karena bisa-bisa tidak akan terjadi hubungan yang kuat antara pemicu dan kebiasaan baru. Jadi, untuk 30 atau 60 hari berturut-turut (atau sampai anda benar-benar telah memiliki kebiasaan baru), pastikan tidak ada toleransi untuk melakukan kebiasaan lama. Sekali berubah, tetap berubah!

23. Istirahat

Rasa capek dan penat membuat kita lemah. Istirahatlah yang cukup sehingga anda memiliki energi untuk mengatasi setiap kesulitan yang muncul.

24. Minum Banyak Air Putih

Sama seperti kecapekan, dehidrasi juga membuat kita lemah, tidak segar, dan menjadi lemah. Minumlah banyak air putih agar tubuh tetap segar dan siap mengatasi setiap kesulitan yang datang.

25. Perbarui Komitmen Anda

Ingatkan terus diri anda tentang komitmen yang telah anda buat. Jika perlu, anda bisa mengatakan kepada diri anda sendiri dan mengulangi komitmen anda setiap jam, serta pada pagi dan malam hari. Baca rencana anda, rayakan kesuksesan anda. Siapkan diri anda untuk setiap kesulitan yang siap datang kapan saja.

26. Umumkan Secara Publik

Mengumumkan komitmen kita secara publik akan meningkatkan akuntabilitas kita. Tuliskan rencana anda di blog, post di forum, atau katakan pada teman atau keluarga. Ketika kita mengumumkannya secara publik, kita tidak hanya berkomitmen untuk melakukan update terhadap setiap prosesnya, tetapi kita juga tidak ingin gagal. Anda tidak ingin terlihat sebagai orang yang gagal, mudah menyerah, dan plin-plan di depan banyak orang bukan? Itulah yang dinamakan akuntabilitas.

27. Buatlah Menjadi Sulit untuk Gagal

Buatlah sebuah sistem sehingga anda sulit untuk menjadi gagal. Ya..buatlah sistem sehingga anda memilih untuk tetap menjalankan kebiasaan baru anda, apapun yang terjadi. Buatlah diri anda “nyaman” jika melakukan kebiasaan baru. Sebaliknya, buatlah diri anda “menderita” saat terjatuh dengan melakukan kebiasaan lama. Anda bisa menggunakan sistem Reward and Punishment (memberi hadiah pujian saat berhasil melakukan sesuatu dan memberi hukuman saat gagal melakukannya).

28. Hindari Situasi yang Membuat Anda Melakukan Kebiasaan Lama

Lakukan hal ini setidaknya untuk beberapa waktu. Jika anda biasanya merokok saat ngopi bersama teman, cobalah untuk beberapa saat tidak ngopi bersama teman dulu. Hal ini akan mempermudah diri anda saat mencoba membuat kebiasaan baru. Tetapi perlu anda ingat, anda tidak bisa melakukan ini selamanya. Suatu saat ketika anda sudah memiliki kebiasaan baru, anda bisa ngopi lagi bersama teman-teman. Pada awalnya anda akan mengalami desakan perasaan untuk kembali merokok lagi, bersiaplah untuk mengalahkan desakan tersebut.

29. Jika Anda Gagal, Pelajari Apa yang Salah, dan Ulangi Lagi

Jangan biarkan kegagalan dan perasaan bersalah menghentikan anda. Mereka hanyalah halangan, tetapi mereka bisa diatasi. Jika anda gagal dan belajar dari setiap kesalahan tersebut, maka anda akan menjadi lebih mudah saat mencobanya lagi. Pelajari, rencanakan, coba lagi.

Itulah ke-29 cara membentuk kebiasaan baru. Kebiasaan pemenang akan membuat anda menjadi luar biasa!

Kebiasaan buruk apa yang ingin anda ubah? Bagikan pengalaman anda di kolom komentar Men-id dibawah ini.

Like this Article? Share it!

Leave a Reply