14 Lampu Merah yang Sebaiknya Anda Perhatikan Sebelum Membina Hubungan
Mungkin anda pernah memiliki teman yang berpacaran dengan wanita yang membuat anda sampai garuk-garuk kepala. Dia egois, posesif, lebay, dan teramat cuek. Setiap orang sepertinya menganggap wanita itu sebagai “racun” yang akan membuat teman anda jatuh..yup..setiap orang, kecuali..teman anda tersebut!
Mungkin anda berkata kepada diri anda sendiri “Itu tidak akan pernah terjadi pada saya”
Tetapi kenyataannya mungkin anda juga pernah mengalaminya.
Kenapa hal itu bisa terjadi? Kenapa banyak orang yang terjebak dalam hubungan tidak sehat, bahkan ketika mereka tahu ada tanda-tanda atau sifat buruk dalam diri pasangan mereka jauh sebelum mereka memutuskan untuk membina sebuah hubungan?
Jawabannya adalah karena cinta itu buta.
Ya..itu benar! Menggunakan mesin MRI, para peneliti dari University College London telah menemukan bahwa “perasaan cinta kepada seseorang ternyata melemahkan aktivitas otak yang mengatur tentang pemikiran kritis terhadap orang tersebut. Ini membuat ketika kita jatuh cinta dengan seseorang, kemampuan otak dalam menilai watak dan karakter terhadap orang tersebut akan berkurang”
Inilah yang menyebabkan banyak orang merasa bahwa pasangan mereka sangat sempurna ketika baru jatuh cinta, tetapi seringkali menjadi penuh keburukan ketika sudah putus cinta. Sebenarnya sifat buruk tersebut sudah ada dari awal, tetapi kemampuan otak untuk mengenalinya melemah saat anda jatuh cinta. Semuanya tampak sempurna saat anda mulai jatuh cinta kepadanya.
Tidak hanya itu saja, selain bisa memperlemah cara berpikir kritis kita terhadap seseorang, rasa cinta juga mengaktifkan hormon Oxytocin dan Dopamine yang membuat kita semakin sulit untuk menentukan sikap.
Cinta mampu membuat kita “nge-fly”, begitu nikmatnya hingga kita mengabaikan berbagai “lampu merah” atau sifat buruk yang dimiliki oleh calon pasangan kita. Ketika anda menemukan sifat atau kelakuan buruk dari gebetan anda, anda biasanya akan mengabaikannya, menganggapnya sebagai sesuatu yang lucu, atau mungkin anda berkata pada diri anda sendiri, “Oh..dia tidak seburuk itu kog. Lagipula, aku akan menjadi pria yang menuntunnya menjadi lebih baik lagi”
Jangan membodohi diri anda sendiri. Sulit bagi kita untuk “memaksa” agar pasangan kita bisa berubah, karena perubahan sejati itu pada dasarnya berasal dari dalam dirinya sendiri. Lagipula, masalah yang anda temui di awal hubungan biasanya akan cenderung menjadi besar setelah hubungan tersebut semakin dalam. Seperti yang dikatakan oleh ahli pernikahan, Dr. John Van Epp dalam bukunya How to Avoid Falling in Love With a Jerk, “The good doesn’t always last, and the bad ussually get worse”. Artinya, yang baik tidak selalu baik, yang buruk biasanya menjadi lebih buruk.
Pria memang sejatinya lebih berpikir secara rasional. Tetapi jangan salah, ketika sedang jatuh cinta..tidak jarang ada pria yang terjebak dalam cinta buta.
Dengan menyadari bahwa keputusan anda sangat lemah saat jatuh cinta, maka jika anda ingin membina hubungan yang serius dengan wanita, pastikan anda memulainya dengan hati dan kepala sekaligus. Artinya, anda harus membatasi diri anda dari emosi perasaan yang meluap-luap, yang seringkali membuat anda mengabaikan “lampu merah” yang mungkin akan membawa anda ke hubungan yang mengerikan. Hal ini sangat penting, terutama bagi anda yang ingin membina hubungan untuk pernikahan.
Tetapi lampu merah seperti apa yang sebaiknya diperhatikan?
Meskipun setiap pria memiliki kriteria “lampu merah” sendiri yang membuat mereka menghindar dari seseorang, tetapi berikut ini adalah 14 “lampu merah” yang menurut para peneliti wajib untuk anda perhatikan sebelum membina hubungan dengan seseorang:
1. (Over) Drama Queen
Drama Queen adalah sikap seseorang yang melebih-lebihkan emosinya dengan cara yang dramatis. Hal yang sepele bisa menjadi sensasional. Masalah kecil bisa menjadi sangat besar.
Drama Queen bisa menjadi sangat memikat pada awal hubungan, karena sifat ini seringkali menggoda dan menggemaskan. Tetapi dalam jangka panjang drama queen hanya akan membuat anda tersiksa.
2. Anda Tidak Nyaman dengan Sahabat-sahabatnya
Secara psikologi, seseorang akan berteman dengan orang yang mirip dengan dia. Mirip ini dalam arti mirip kesamaan, tempramen, hobby, dsb. Hal ini membuat mereka nyaman.
Jika anda menemukan bahwa sahabat-sahabat kekasih anda memiliki sikap dan kelakuan yang tidak anda sukai bahkan sering membuat anda “frustasi”, maka anda perlu memperhatikan lagi sikap kekasih anda dengan lebih kritis.
Ada kemungkinan kekasih anda memiliki sikap yang serupa, namun anda tidak menyadarinya karena sedang dalam buaian cinta. Dan karena anda tidak sedang jatuh cinta dengan sahabatnya, anda bisa melihat sikap sahabatnya tersebut dengan lebih jelas.
3. Dia Mengatakan Bahwa Semua Mantannya Brengsek
Hati-hati sebelum anda membina hubungan dengan wanita yang mengatakan bahwa semua mantannya brengsek. Ya..mungkin ada kemungkinan bahwa semua mantannya memang brengsek, itulah judgement yang dia katakan. Tetapi bagaimana jika ternyata sifat dan sikap dia yang menyebabkan mantan-mantannya bersikap seperti itu? Jika ternyata ini karena sifat dan sikapnya sendiri, maka anda mungkin (suatu saat) akan menjadi brengsek juga.
Anda pasti pernah menemui orang yang baru saja dipecat dari pekerjaan, atau menerima nilai ujian yang rendah, lalu dia merasa dipecat karena bosnya iri, atau dapat nilai rendah karena dosennya sentimen. Mereka tidak pernah mengakui bahwa titik kesalahan ada dalam diri mereka.
Kasus ini sama dengan wanita yang mengatakan bahwa semua mantannya brengsek. Mereka mengecilkan peran mereka dalam buruknya hubungan mereka dengan sang mantan, dan meletakkan semua kesalahan sepenuhnya pada sang mantan. Ini menunjukkan kurangnya kesadaran diri, koreksi diri, dan kemampuan untuk mengambil tanggung jawab. Hindari memulai hubungan dengan wanita tipe seperti ini.
4. Mengingkari Janji
Kita semua tahu bahwa kepercayaan adalah aspek yang penting untuk membina hubungan yang kuat dan sehat, dan sangat sulit untuk mempercayai orang yang seringkali mengingkari janjinya. Perhatikanlah apakah calon kekasih anda memenuhi komitmennya di setiap aspek kehidupannya. Jika dia mengingkari janjinya terhadap pekerjanya, temannya, atau keluarganya, ada kemungkinan nanti dia akan mengingkari janjinya juga kepada anda.
5. Dia Memperlakukan Pelayan dengan Buruk
Anda bisa memperoleh informasi penting tentang seseorang dari sikapnya terhadap orang asing, terutama mereka yang berprofesi sebagai “pelayan”, seperti pelayan restoran, customer service bank, dll.
Para peneliti dan psikolog telah menemukan bahwa cara seseorang memperlakukan orang asing seringkali mengindikasikan empati, kematangan pemikiran, dan kesadaran sosial orang tersebut. Ketiga sifat tersebut merupakan sikap yang sangat dibutuhkan untuk mendapatkan hubungan yang sehat.
6. Dia Menuntut untuk Diperlakukan Seperti Ratu
Sangat wajar jika wanita senang diperlakukan secara istimewa, seperti seorang ratu. Tetapi jika dia menuntut untuk diperlakukan seperti itu setiap saat, maka hal itu tidaklah baik.
Wanita yang menuntut agar kebutuhannya selalu lebih dulu terpenuhi sebelum orang lain, biasanya akan memberikan kemarahan, kebencian, dan kekecewaan saat anda gagal memenuhinya. Selidikilah calon kekasih anda, apakah dia memiliki mentalitas “ratu” dalam dirinya.
7. Anda Selalu Bertengkar
Tidak ada yang salah dengan konflik dalam suatu hubungan. Konflik adalah normal, bahkan bisa juga semakin menguatkan suatu hubungan. Tetapi jika anda selalu bertengkar setiap saat, itu adalah masalah.
Peneliti telah menemukan bahwa agar sebuah hubungan itu sehat dan membahagiakan, rasio interaksi positif dengan interaksi negatif haruslah 5:1. Jika rasio hubungan anda terbalik, dalam artian lebih sering bertengkar daripada romantisnya, maka anda akan sengsara dalam hubungan tersebut.
Jangan mencoba menipu diri anda sendiri dengan mengatakan “ketika hubungan ini sampai di jenjang yang lebih serius, semuanya akan menjadi lebih baik.” Faktanya, setelah beberapa tahun awal sebuah hubungan, masa “bulan madu” akan berakhir. Jika di awal hubungan anda saja sudah banyak pertengkaran, maka anda berada dalam sebuah masalah besar.
8. Dia Marah atau Sedih Jika Anda Menghabiskan Waktu Bersama Teman
Menghabiskan waktu bersama teman cukup penting bagi seorang pria. Mereka bisa saling menguatkan satu sama lain. Tetapi sayangnya, beberapa wanita tidak menyadari hal ini dan mereka marah bahkan sedih saat kekasihnya ingin menghabiskan waktu bersama teman atau sahabat prianya.
Seorang wanita yang baik akan benar-benar memahami, bahkan juga mendorong anda untuk memiliki waktu dengan teman dan sahabat. Dia menyadari bahwa hal itu baik bagi anda, dan pada akhirnya baik bagi hubungan dia dan anda.
9. Dia Tidak Pernah Meminta Maaf atau Mengakui Kesalahannya
Psikolog menyebut kemampuan untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf karena kelakuan buruk yang dilakukan adalah sikap penting dalam mempertahankan hubungan yang sehat.
Apa yang anda inginkan adalah pasangan yang dengan cepat mengakui kesalahannya karena perasaan bersalah dia sendiri, tanpa banyak penolakan untuk melindungi dirinya sendiri dari kesalahan yang sudah dia lakukan.
Jika anda membutuhkan pertengkaran panjang untuk membuat pasangan anda sadar dan mengakui kesalahan yang telah dia lakukan, maka itu adalah lampu merah yang harus anda waspadai.
10. Dia Memiliki Hubungan yang Buruk dengan Keluarganya
Ketika hubungan anda semakin dekat, anda biasanya akan diperkenalkan dengan orang tua dan keluarganya. Lihatlah bagaimana si dia berinteraksi dengan keluarganya. Biasanya seseorang akan menunjukkan sifat aslinya kepada keluarga. Pola bagaimana dia memperlakukan hubungan (contohnya hubungan dengan orang tua atau keluarga) biasanya akan digunakan juga untuk memperlakukan hubungan dia dengan anda. Jika dia dingin dan menjaga jarak dengan keluarga, anda perlu waspada. Ada kecenderungan dia juga bisa dingin kepada anda.
Tentu saja tidak semua kasus seperti ini. Ada juga kasus dimana buah jatuh sangat jauh dari pohonnya. Jika keluarga dia memang kasar atau menyebalkan, maka sikap dingin dan jaga jarak yang dia lakukan sangatlah wajar.
11. Dia Tidak Fleksibel
Ahli pernikahan menemukan bahwa fleksibilitas; sebuah kemampuan untuk mengalir dan beradaptasi seiring dengan perubahan; adalah sikap yang penting bagi kesuksesan sebuah hubungan. Jika kekasih anda tidak pernah ingin berkompromi atau merasa “eneg” dengan perubahan sebuah rencana, atau ketika sesuatu tidak berjalan sesuai dengan keinginannya, sepertinya ada masalah dalam hubungan anda.
12. Anda Tidak Berbagi Nilai dan Tujuan Hidup
Tidak peduli sebesar apa cinta anda dengan si dia, jika nilai dan tujuan hidup anda tidak berada dalam jalur yang sama, maka segala sesuatunya akan menjadi sulit. Penelitian mengatakan bahwa; pasangan yang berbagi nilai dan tujuan hidup searah akan lebih bahagia dan hubungannya akan lebih kuat dibandingkan dengan pasangan lain yang tidak memilikinya.
13. Suka Kekerasan
Tahukah anda jika wanita terkadang lebih cenderung memulai sikap kekerasan dalam rumah tangga jika dibandingkan dengan pria?
Tentu saja mungkin tamparan, pukulan, atau cakarannya tidak akan melukai anda. Tetapi jika kekasih anda memilih untuk melakukan tindakan kasar tersebut saat terjadi pertengkaran, itu adalah lampu merah yang patut anda perhatikan. Ada masalah emosi yang mungkin mendasarinya, dan jika dia pernah melakukannya, mungkin dia akan melakukannya lagi. Jangan mengabaikan hal ini, kekerasan kecil seperti menampar atau mencakar saat terjadi pertengkaran bisa menjadi awal dari tindakan kekerasan lain yang lebih besar.
14. Pelit Apresiasi
Sebuah perasaan diapresiasi akan menjaga hubungan menjadi semakin kuat dan berjalan dengan lancar. Bayangkan bagaimana perasaan anda jika seberapa besar atau kecil kesuksesan yang anda dapatkan dari kerja keras dan upaya maksimal anda, dia selalu memberikan apresiasinya kepada anda. Pasti anda akan semakin senang dan lebih semangat untuk mengejar target berikutnya. Terlebih lagi, anda akan semakin sayang sama dia.
Jika kekasih anda jarang mengingat atau berterima kasih atas berbagai hal manis yang anda lakukan, maka kekikiran apresiasi ini akan membuat cinta dan hubungan anda menjadi sulit.
Itulah ke-14 lampu merah yang sebaiknya anda perhatikan sebelum membina hubungan serius dengan wanita pujaan anda.
Manakah lampu merah yang anda temukan di hubungan anda? Bagikan pendapat anda melalui kolom komentar Men-id di bawah ini!














